Volunteer 2026
VOLUNTEER 2026Periode Agustus-November 2026 Kreasea merupakan kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Yayasan TAKA sebagai ruang kolaborasi dan partisipasi publik dalam mendorong inovasi, meningkatkan kesadaran, serta memperkuat komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan Indonesia. Daftar Disini Kualifikasi dan Tanggung Jawab 1. Administration and Finance (Kuota 1orang) Mahasiswa aktif atau…
KREASEA 2026
#KreaseaTAKA2026 Kreasea merupakan kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Yayasan TAKA sebagai ruang kolaborasi dan partisipasi publik dalam mendorong inovasi, meningkatkan kesadaran, serta memperkuat komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan Indonesia. Daftar Sekarang Panduan Kreasea 2026 Sektor perikanan tangkap di Indonesia menghadapi tantangan besar akibat penggunaan alat tangkap yang…
Menjaga Keberlanjutan Perikanan Udang di Pesisir Demak: Antara Potensi Ekonomi, Tantangan Ekologi, dan Peran Masyarakat
Laut yang Menghidupi Pesisir Demak Wilayah pesisir Kabupaten Demak merupakan salah satu pusat kegiatan perikanan tangkap di pesisir utara Jawa yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap komoditas udang. Bagi masyarakat pesisir seperti di Desa Wedung, Morodemak, Buko, Tempel, dan Betahwalang, udang tidak hanya menjadi sumber pangan, tetapi juga menjadi penopang utama…
Dari Betahwalang, untuk Laut yang Terjaga: Cerita Ahmad Romadlon
Pesisir Desa Betahwalang, perbatasan Demak dan Jepara. Ramadan Ahmad, seorang nelayan yang telah melaut sejak tahun 2016, bersama perahu yang terus menemaninya. Hampir sepuluh tahun lamanya ia menggantungkan hidup pada laut di sekitar perairan Demak, Semarang, Kendal, hingga Jepara. Ia biasa berangkat dari desanya sendiri, tak jauh dari PPP Morodemak.…
Pelatihan Mitigasi Tangkapan Sampingan (Bycatch) Dorong Praktik Perikanan Bertanggung Jawab di Pesisir Demak.
Demak, 13 Februari 2026 — Upaya mendorong praktik perikanan yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan terus diperkuat melalui pelaksanaan Pelatihan Mitigasi Tangkapan Sampingan (Bycatch) bagi Nelayan yang diselenggarakan di Hotel Amantis, Demak, pada 13 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 45 nelayan yang berasal dari wilayah pesisir Kabupaten Demak. Pelatihan…
Mengungkap Realita Aktivitas Penangkapan, Ekonomi Nelayan dan Kelompok Wanita Pesisir Demak
Demak, 19 Januari 2026 — Yayasan TAKA melaksanakan kegiatan baseline perikanan pesisir di Kabupaten Demak sebagai langkah awal untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi nelayan serta kontribusi kelompok wanita di wilayah pesisir. Kegiatan ini dilaksanakan di empat kecamatan, yaitu Sayung, Karangtengah, Bonang, dan Wedung. Kegiatan baseline ini bertujuan untuk mengumpulkan data…
Hasil Asesmen EAFM: Perikanan Udang Skala Kecil di Demak Masih “Kurang” Berkelanjutan, Perlu Penguatan Pengelolaan Terpadu
Semarang, 10 Februari 2026 — Hasil asesmen Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM) terhadap perikanan udang skala kecil di Kabupaten Demak menunjukkan bahwa status pengelolaan saat ini berada pada kategori “Kurang” dengan nilai komposit agregat 165. Temuan ini menegaskan perlunya langkah strategis dan kolaboratif untuk memastikan keberlanjutan sumber daya udang laut di wilayah…
Langkah Awal Penguatan Ekonomi Pesisir : TAKA Lakukan Kajian Pemetaan Rantai Nilai Komoditas Pesisir di Cilacap
Kajian mendalam tentang pemetaan rantai komoditas perikanan di Desa Menganti, Cilacap Pada 6-11 November 2025, kami melaksanakan kajian mendalam tentang Pemetaan Rantai Nilai Komoditas Pesisir Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, sebuah langkah awal kami dalam mendukung ekonomi hijau dan biru. Kegiatan ini bertujuan untuk penguatan ekonomi pesisir di Desa…
Mutualisme Laut dan Manusia: Harmoni atau Eksploitasi?
Gambar 1. Nelayan Baranusa, Pulau Pantar, Alor (Yayasan TAKA/Arrico) Ingat dengan lagu yang mengajarkan kita bahwa nenek moyang bangsa ini adalah seorang pelaut? Lagu itu adalah pengingat bahwa sejak ribuan tahun lalu, laut telah menjadi teman akrab sekaligus sumber kehidupan bagi manusia, terutama yang tinggal di sekitarnya. Namun, ironisnya, di…
Mengenal IMTA: Integrated Multi-Trophic Aquaculture
Integrated Multi-Trophic Aquaculture (IMTA) adalah sistem budidaya perikanan berkelanjutan yang ramah lingkungan. Sistem ini menggabungkan berbagai jenis organisme yang menempati tingkatan trofik berbeda dan membentuk hubungan saling menguntungkan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya. Sistem IMTA memberikan dampak positif bagi ekosistem perairan karena menerapkan konsep zero waste, yakni pemanfaatan limbah…
